Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukumKeamananKriminal

TPNPB-OPM Rusak Masa Depan Papua: Ratusan Anak Muda Yahukimo Direkrut Paksa

35
×

TPNPB-OPM Rusak Masa Depan Papua: Ratusan Anak Muda Yahukimo Direkrut Paksa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

kabarnoken.com – Yahukimo, Papua Pegunungan — Praktik perekrutan paksa ratusan anak muda oleh TPNPB-OPM di Kabupaten Yahukimo kian memperlihatkan wajah asli kelompok bersenjata tersebut yang dinilai tidak lagi memperjuangkan kepentingan rakyat Papua, melainkan merusak masa depan generasi mudanya sendiri.

Generasi Muda Dijadikan Alat Konflik

Data keamanan menunjukkan mayoritas pelaku kekerasan di Yahukimo berusia di bawah 21 tahun. Fakta ini menguatkan dugaan bahwa TPNPB-OPM secara sistematis merekrut bahkan memaksa anak-anak muda yang rentan, putus sekolah, dan tidak memiliki pekerjaan untuk dijadikan alat konflik bersenjata. Anak-anak Papua yang seharusnya tumbuh dengan pendidikan dan kesempatan kerja justru dijebak dalam lingkaran kekerasan.

Example 300x600

Pelanggaran HAM dan Hukum Perlindungan Anak

Dari sudut pandang HAM, perekrutan paksa, intimidasi, dan pelibatan warga sipil bersenjata merupakan kejahatan serius yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Dalam perspektif hukum, tindakan tersebut jelas melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak dan prinsip HAM internasional yang secara tegas melarang pelibatan anak dan pemuda dalam kekerasan bersenjata.

Penolakan Terbuka dari Masyarakat

Masyarakat Papua di Yahukimo menyatakan penolakan terbuka terhadap praktik tersebut. Warga menilai TPNPB-OPM telah menjadikan anak-anak Papua sebagai tameng hidup dan korban ambisi kelompok, sementara rakyat sipil terus menanggung ketakutan, duka, dan kemiskinan. Penolakan ini menjadi suara moral yang menegaskan bahwa masyarakat Papua membutuhkan masa depan, bukan senjata.

Ancaman Nyata bagi Generasi Papua

TPNPB-OPM dinilai telah menjadi ancaman nyata bagi generasi Papua itu sendiri. Perekrutan paksa tidak hanya merampas masa depan anak-anak, tetapi juga memperdalam trauma sosial dan memperlambat pembangunan. Papua membutuhkan ruang aman bagi generasi muda untuk belajar, bekerja, dan berkontribusi bagi kemajuan tanah kelahirannya.

Harapan Papua: Masa Depan Tanpa Senjata

Masyarakat menegaskan bahwa masa depan Papua harus dibangun dengan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan, bukan dengan intimidasi dan perekrutan paksa. Generasi muda Papua berhak atas kehidupan damai, kesempatan kerja, dan masa depan cerah.

Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena melindungi anak-anaknya. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.

Example 300250
Example 120x600