Example floating
Example floating
Example 728x250
Keamanan

Identitas 6 Guru dan Nakes Asal NTT yang Tewas Dibantai KKB Papua di Yahukimo

21
×

Identitas 6 Guru dan Nakes Asal NTT yang Tewas Dibantai KKB Papua di Yahukimo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kabarnoken.com- Kodam XVII/Cenderawasih membenarkan ada enam guru dan tenaga kesehatan (Nakes) tewas dibantai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Jumat (21/3/2025).

TNI sudah mengidentifikasi identitas korban. Dari enam guru dan Nakes asal NTT ( Nusa Tenggara Timur ) ini, ada empat orang yang sudah diketahui identitasnya, sedangkan dua korban lainnya masih diselidiki identitasnya.

Example 300x600

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, menyebutkan empat orang yang datanya teridentifikasi ini terdiri dari tiga orang guru dan seorang Nakes.

Kodam XVII/Cenderawasih membenarkan ada enam guru dan tenaga kesehatan (Nakes) tewas dibantai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Jumat (21/3/2025).

TNI sudah mengidentifikasi identitas korban. Dari enam guru dan Nakes asal NTT ( Nusa Tenggara Timur ) ini, ada empat orang yang sudah diketahui identitasnya, sedangkan dua korban lainnya masih diselidiki identitasnya.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, menyebutkan empat orang yang datanya teridentifikasi ini terdiri dari tiga orang guru dan seorang Nakes.

Menurut Candra, ada 58 orang, empat anak-anak, dan satu warga sipil yang dievakuasi melalui Bandara Wamena menggunakan pesawat perintis milik Adventist Aviation.

Sementara itu, Kasatgas Humas Satgas Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, mengatakan pihaknya telah mendapatkan informasi terkait penyerangan yang dilakukan oleh KKB terhadap enam orang guru tersebut.

Namun, menurut Yusuf, informasi terkait penyerangan enam orang guru ini belum dapat dipastikan, sebab perlu dicek secara baik terhadap informasi tersebut.

“Informasinya belum valid. Belum dapat dipastikan informasinya,” katanya saat dihubungi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (22/3/2025) malam.

Diberitakan sebelumnya bahwa Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengeklaim bertanggung jawab atas penyerangan yang menewaskan enam guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas penyerangan yang dilakukan kepada enam guru dan tenaga medis.

“Kami bertanggung jawab atas penyerangan ini dan kami telah membunuh enam guru dan tenaga medis serta membakar rumah-rumah agen intelijen,” katanya, Sabtu (22/3/2025).

Example 300250
Example 120x600