Kadistrik Animha: Menggali Potensi Kampung, Upaya Pemberdayaan Masyarakat

Kadistrik Animha: Menggali Potensi Kampung, Upaya Pemberdayaan Masyarakat

Kabar Noken, Merauke – Menyusuri perjalanan menuju Distrik Animha berpenduduk 2800 jiwa merupakan sebuah kesempatan untuk menikmati anugrah Tuhan. Indahnya pemandangan kampung Wapeko, menuju ke kampung Baad dan Wayau serta Koa dan Kaisa memiliki petualangan tersendiri, untuk mencapainya bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua, roda empat dan speedboat, Sabtu (03/04).

Kabar Noken, berkesempatan bertemu wanita berdarah Muyu, disela-sela kegiatannya mengunjungi warga Kampung Baad dalam persiapan menyambut Paskah, Kadistrik Animha Monika Kuwok., S.STP (43) menyampaikan sepanjang kepemimpinan nya sejak akhir tahun 2019 hingga saat ini, masyarakat yang ada di wilayah distriknya yang mayoritas bermata pencaharian dari hasil memancing, berburu dan berkebun bahwa banyak kemajuan pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat. Masuknya listrik ke Kampung Baad walau masih dibatasi hingga jam 12 malam setidaknya cukup membantu warga beraktivitas. Sebagai kepala distrik dirinya juga bertanggung jawab untuk memberikan edukasi tentang protokoler kesehatan covid 19 kepada masyarakat di lima kampung.

Kadistrik Animha, Monika Kuwok, S. STP

Ada hal menarik yang akan digagas oleh wanita lulusan STPDN tahun 2003 ini tentang upayanya kedepan yang ingin  memanfaatkan keindahan Rawa Inggun di Kampung Wayau yang bisa dijadikan destinasi wisata sehingga bisa membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Menurut alumni SMAN 3 tahun 1999 ini, Rawa Inggun memiliki pesona alam yang unik sekali walau untuk mencapainya diperlukan sedikit tantangan karena harus menyebrangi sungai menuju Kampung Wayau. Tapi pihaknya optimis jika perangkat kampung bekerja secara bersinergi pasti akan membuahkan hasil. Orang akan banyak mengenal Rawa Inggun yang bisa menjadi aset Kampung Wayau.

Monika juga mencoba mendorong beberapa program yang bisa mengakomodir ketrampilan yang bisa dilakukan oleh perempuan yang ada di lima kampung. “Perlu bimbingan ketrampilan yang pas, kemudian diusulkan pada saat musyawarah kampung sehingga bisa didorong dan didukung dari dana kampung,” Tutur Monika bersemangat.

Sejauh ini dalam pengelolaan dana kampung, baik dari sisi pemanfaatan, pelaporan hingga evaluasinya Monika mengatakan tidak memiliki kendala berarti karena didukung oleh staf kantor distrik yang bekerja maksimal yang siap membantu para kepala kampung.

Dipenghujung kegiatan, wanita yang masih lajang ini memiliki prinsip bekerja dengan segenap hati. Siap turun mendampingi masyarakat sebagai amanah yang harus dijalankan dengan sukacita. (will)

3 thoughts on “Kadistrik Animha: Menggali Potensi Kampung, Upaya Pemberdayaan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.