Komitmen Solidaritas Hakim Pengadilan Negeri Merauke Menuju Peradilan Yang Agung

Komitmen Solidaritas Hakim Pengadilan Negeri Merauke Menuju Peradilan Yang Agung

Kabar Noken, Merauke – Sejalan dengan spirit HUT Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) tahun 2021 ke 68, yang jatuh setiap tanggal 20 Maret, menegaskan bahwa, SOLIDARITAS HAKIM DALAM MENGAWAL MODERNISASI PERADILAN DI ERA PANDEMI COVID-19 MENUJU PERADILAN YANG AGUNG, dimana Pengadilan Negeri Merauke, memperingati moment tersebut dalam nuansa kekeluargaan yang melibatkan segenap keluarga besar Pengadilan Negeri Merauke (20/03).

Event Perayaan HUT IKAHI 68 Pengadilan Negeri Merauke

Ditemui Kabar Noken, salah seorang Hakim karier yang dipercaya menjadi juru bicara PN Merauke, Rizky Yanuar, SH, MH (36) menegaskan segenap jajaran hakim di PN Merauke membangun komitmen sesama hakim dengan solidaritas menuju peradilan yang modern .

Rizky Yanuar sendiri mulai bertugas di Merauke sejak tahun 2016 hingga saat ini, Rizky, merasa sangat bangga mendapatkan tim hakim yang solid di Pengadilan Negeri Merauke yang dipimpin oleh sosok hakim perempuan Natalia Maharani SH, M. Hum, membawahi 4 hakim karier laki-laki, bagi lulusan Fakultas Hukum Islam Indonesia Jogyakarta  ini dirinya justru banyak belajar dari pemimpin perempuan.

Disela-sela perayaan Hut IKAHI, Rizky menuturkan esensi dari perayaan tahun ini ketika dari pusat mengadakan kegiatan seperti pembuatan karya ilmiah, Vlog untuk hakim-hakim diseluruh Indonesia dengan tujuan menjaga tali silahturahmi. Kegiatan IKAHI lainnya yakni komunikasi secara virtual dari Mahkamah Agung kepada seluruh pengurus daerah di propinsi dan cabang di kabupaten termasuk Merauke.

Pria lulusan S2 Magister Hukum Bisnis Universitas Islam Bandung ini, menambahkan, dalam upaya mewujudkan zona integritas WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) pihak PN Merauke harus lebih fokus lagi meningkatkan capaian hasil agar semakin baik.

Dalam pengambilan suatu keputusan seorang hakim harus melihat secara komprehensif  dari aspek filosofi, aspek sosiologis serta aspek yuridis sehingga keputusan yang diambil bisa mewujudkan rasa keadilan dari semua pihak, dimana keputusan harus objektif. Jika ada pihak yang belum merasa puas dengan sebuah keputusan, mereka bisa melakukan upaya hukum lanjutan seperti banding dan kasasi. Dalam pengambilan sebuah keputusan pihak nya tidak sendiri namun melalui musyawarah majelis hakim.

Pengadilan Negeri Merauke, terdiri dari lima Hakim Karier dan tiga hakim Ad Hoc adalah hakim yang memiliki spesifikasi khusus. Dalam hal ini karena PN Merauke memiliki peradilan khusus untuk peradilan perikanan maka hakimnya ad hoc. Sementara ada pula staf panitera, sekretaris pejabat fungsional dan struktural. Untuk bidang struktural seperti di kepaniteraan ada pejabat lagi seperti Pamud (Panitera Muda) perdata, pidana dan Pamud hukum sementara pejabat struktural bidang kesekretariatan, ada bagian Keuangan dan umum, perencanaan dan IT dan bidang kepegawaian, adapula pejabat bidang fungsional semacam panitera pengganti, juru sita dan pegawai honor adapun total jumlah karyawan sekitar 35 orang.

Dihari peringatan IKAHI ini menurut Rizky, seolah mengingatkan dirinya saat masih mengikuti test calon hakim dengan penempatan pertama di PN Gresik selama satu tahun, kemudian masih menjadi calon hakim dan bertugas di PN Bale Bandung. Rizky Yanuar menjadi hakim pertama di Kabupaten Toli-Toli Sulawesi Tenggara hingga ia mengabdi di Merauke Papua. (Will)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.