kabarnoken.com – Beoga Barat, Papua Tengah — Lima pemuda yang sebelumnya tergabung dalam TPNPB-OPM Kodap III Kalikopi pimpinan Joni Botak menyatakan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka adalah Damal Kum alias Oten (19), Iyan Uamang (26), Maikel Uamang (14), Julian Wandagau (18), dan Eten Uamang (24). Kelimanya meneguhkan ikrar di Kampung Jampul, Distrik Beoga Barat, sebagai simbol kembalinya harapan dan masa depan yang lebih aman.
Keputusan Berani Tinggalkan Kekerasan
Langkah ini dinilai sebagai bukti bahwa jalan kekerasan tidak lagi dipercaya. Para pemuda tersebut menyadari bahwa konflik bersenjata hanya membawa penderitaan, sementara pendekatan kemanusiaan dan kehadiran negara memberi solusi nyata. Dengan pendampingan tokoh adat setempat, mereka menyatakan ingin hidup damai, bekerja, dan membangun kampung tanpa rasa takut.
Simbol Harapan dan Persatuan
Ikrar setia kepada NKRI menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Beoga Barat. Keputusan lima pemuda ini memperlihatkan bahwa keberanian sejati bukanlah mengangkat senjata, melainkan meletakkannya demi kehidupan yang lebih baik. Masyarakat menyambut langkah tersebut sebagai tanda bahwa Papua dapat bangkit melalui persatuan, bukan konflik.
Ajakan Terbuka bagi Rekan Lain
Langkah ini menjadi ajakan terbuka bagi anggota TPNPB-OPM lainnya untuk menghentikan konflik dan bergabung dengan NKRI. Negara membuka ruang kembali tanpa kekerasan demi keselamatan diri, keluarga, dan masa depan Papua yang damai. Pesan ini menegaskan bahwa pintu persatuan selalu terbuka bagi siapa pun yang memilih jalan damai.
Harapan Papua: Damai dan Sejahtera
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kekerasan hanya memperdalam luka, sementara perdamaian membuka jalan menuju kesejahteraan. Papua membutuhkan stabilitas, pembangunan, dan kepastian hukum agar generasi muda dapat tumbuh tanpa rasa takut.
Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena menolak kekerasan. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.

















