Malaria Masih Menjadi Masalah Kesehatan Masyarakat

Malaria Masih Menjadi Masalah Kesehatan Masyarakat

Kabarnoken.com, Manokwari – Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk di Manokwari. Hal tersebut dikatakan Marthen L Rantetampang, SKM, M. Si selaku Kabid P2P mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari pada saat pembukaan Pelatihan Participatory Learning and Action (PLA) bagi Kader Kampung program Malaria yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Terbatas Peduli Sehat (PtPS) dan PERDHAKI.

Pengendalian dan pengobatan Malaria saat ini menjadi lebih sulit disebabkan karena menyebarnya strain parasit Malaria yang kebal terhadap obat anti Malaria. Selain itu strain nyamuk Anopheles Vector penularan malaria mulai banyak yang tidak mempan lagi terhadap insektisida yang digunakan untuk memberantasnya, sehingga diperlukan peningkatan pendidikan kesehatan bagi masyarakat, managemen penanganan penderita yang lebih baik, cara pengendalian vector yang lebih efisien dan terpadu, serta cara mengatasi penyebaran Malaria.

Dengan demikian apa yang dilaksanakan oleh PtPS ini adalah bagian dari upaya bersama dalam rangka Eliminasi Malaria. Di tempat yang sama, Ir. Mulia Sahatta Saragih selaku Direktur PtPS kepada Kabar Noken menjelaskan bahwa pelatihan Participatory Learning and Action (PLA) bagi kader kampung bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kampung dalam berkomunikasi efektif dan partisipatif di masyarakat, mampu dalam mengidentifikasi penyebab, cara pencegahan, prioritas pencegahan, mengenali tempat perindukan nyamuk, penggunaan kelambu, pengobatan, dan rencana aksi masyarakat.

Pelatihan PLA bagi Kader Kampung untuk Malaria ini berlangsung selama 3 hari yaitu dari tanggal 10-12 September 2020, diikuti oleh 20 orang kader kampong dari 3 wilayah puskesmas yaitu Puskesmas Amban, Puskesmas Pasir Putih dan Puskesmas Sanggeng, dengan fasilitator Ais Reawaruw, serta mengundang nara sumber dari Dinkes Manokwari Johan K Papare, Amk dan Trence Y Bossayor, Amd. Keb. (Philips R)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.