Sosok Inspiratif Bagi Generasi Papua, Wempi Nauw, ST., MT

Kabarnoken, Manokwari – Satu lagi putera Papua asal Maybrat “Wempy Nauw, ST, MT” dipercayakan negara melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) –  Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, sebagai Kepala Satuan Kerja OP Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy Jawa Barat.

Ucapan syukur pada Tuhan  dan terimakasih sebesar-besarnya kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR atas kepercayaan yang diberikan kepada saya dalam jabatan sebagai kepala Satker diluar Tanah Papua. Amanat ini akan saya jalankannya dengan penuh rasa tanggungjawab. Hal ini disampaikannya melalui telepon selululernya kepada Kabar Noken kemarin.

Dengan berpegang pada  Prinsip hidup yaitu  Bergantung pada Tuhan dan KehendakNya, tidak mencari masalah dengan orang lain, dan menjaga integritas, Wempy Nauw bertekat menjalankan tugasnya dengan baik seperti yang diamanatkan Negara untuk membangun Citanduy lebih maju.

Jabatan Kasatker OP BBWS Citanduy Jawa Barat ini berdasarkan SK Menteri PUPR Nomor : 1250/KPTS/M/2020;  Sertijab direncanakan dilangsungkan pada 11 Agustus 2020 lalu, ujar Wempy Nauw.

Berdasarkan rekam jejak  Wempy Nauw yang didapat oleh Kabar Noken dari berbagai sumber, menginformasikan bahwa Wempy Nauw sejak kecil  sampai dewasa dikenal sebagai orang yang rendah hati dan suka memimpin.

Gaya kepemimpinannya  terlihat jelas ketika menempuh kuliah di USTJ,  dimana ia terlibat aktif diberbagai organisasi kemahasiswaan, diantaranya aktif  memimpim dalam pelayanan kerohaniaan mahasiswa pada Unit  Kegiatan Mahasiswa  Persekutuan Mahasiswa Kristen (UKM-PKM USTJ).

PROFIL

Wempy Nauw  adalah anak  ke 7 dari 7 bersaudara,  yang menghabiskan masa kecilnya di Maybrat dan Manokwari, menyelesaikan pendidikan dasar di SD Inpres Amban Manokwari, SMP N1 Manokwari, dan SMA N1 Manokwari. Selanjutnya melanjutkan pendidikan di kota Jayapura dan memperoleh gelar  Ahli Madya Teknik  pada USTJ,  mendapatkan gelar Sarjana Teknik di Universitas Negeri Cenderawasih dan memperoleh gelar Master Teknik pada UKIP Paulus Makassar.

KARIER

  • 2001 :   diangkat sebagai PNS golongan 2C di  Dinas PU Prov  Papua
  • 2006 – 2007 :  PPTK Irigasi di Koya Barat
  • 2007 – 2010  :  merangkap sebagai Direksi di proyek APBN Provinsi Papua
  • 2008  : Direksi Proyek Pengendalian Banjir APBN
  • 2009 :  PPK   Perencanaan Pengamanan Pantai Skow, Pantai Holte Kamp dan Pantai Hamadi
  • 2010 : PPK OP Papua Barat
  • 2011-2016:   PPK Sungai Pantai 1
  • 2017 : PPK Air Tanah dan Air Baku BWS  Papua Barat
  • 2018 : PPK Air Tanah dan Air Baku, merangkap Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Sungai Papua Barat
  • Peb 2019 – 4 Agustus 2010 : Kepala Seksi Pelaksanaan di Balai Sulawesi II Prov Gorontalo
  • Terhitung 5 Agustus 2020  :  Kepala Satuan Kerja  Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Jawa Barat.

Sukses yang Dicapai Tercermin Dalam Kebiasaan Setiap Hari

Selain sebagai seorang PNS, Wempy Nauw dikenal juga sebagai seorang motivator bagi generasi muda khususnya pemuda-pemudi Kristen, ujar pria yang kesehariannya gemar berolahraga, dan  mempunyai kebiasaan tiap hari yakni selalu berdoa.

Hal ini sudah menjadi rutinitas tiap harinya  untuk membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan.

Keterlibatanya yang lain adalah aktif dalam kegiatan organisasi kepemudaan diantaranya  selaku Ketua Jaringan Pelayanan Profesional Sorong, dan Sekretaris Ikatan Alumni LEMHANAS Komisariat Provinsi Papua Barat.

Kesuksesan yang lain adalah berteman dan bermitra dengan banyak orang, diantaranya wartawan dan aktivis.

Dikenal sebagai seorang pekerja keras, juga sabar, tekun, dan mau belajar banyak hal.  Terutama belajar mengubah tantangan menjadi peluang. 

Wempy Nauw selalu bertanggungjawab untuk semua pekerjaan yang diberikan kepadanya dan melapor kembali kepada yang memberi tugas. Moto Hidup  “ Kalau kita mau berubah,  kita harus merubah apa yang belum berubah “

Orang-orang yang Berperan Dalam Hidup

Dalam meniti kariernya  yang terus menanjak hingga saat ini, tidak lepas dari peran banyak orang. Kepada Kabar Noken Wempy Nauw menceritakan bahwa banyak sekali orang-orang yang berpengaruh dan berperan dalam hidupnya, pertama  kedua orang tuanya yang kini telah tiada.

Ia hanya mendengar cerita dari orang tentang pribadi bapaknya yang baik, suka menolong dan disenangi banyak orang. Dalam situasi sulit sekalipun, bapak selalu tampil sebagai orang yang menyelesaikan masalah, hal ini diceritakannya kepada Kabar Noken dengan penuh rasa haru menahan tangis.

Orang berpengaruh berikut adalah istri dan anak-anak, serta kakak-kakak yang turut menjaga dan membina sampai Wempy dewasa., juga keluarga mama dan om Sepnat kambu, beserta kakak Louis R Nauw.

Selanjutnya orang berpengaruh berikut adalah bpk M. Ali Kastela mantan Rektor USTJ dan Bapak Apolo Safanpo (Rektor Uncen saat ini) selaku dosen dan pembimbing Skripsi saat Wempy menyelesaiakan study di Universitas Cenderawasih.

Selain itu ada bpk Adenan Rasyid, ST, MT selaku atasan Pembina Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Ada juga teman-teman yang sangat berpengaruh dalam hidup Wempy  diantaranya  Crist Sohilait, Ais Reawaruw, Yosias Woromboni, Nixon Ayomi, Origenes Antoh, Haswi Suwaib, Engel Dimara, Martinus Werimon, termasuk Bahlil Lahadalia (Kepala BKPM Kabinet Indonesia Maju).

Peran Generasi Otsus

Sebagai mantan aktivis kampus , pesan kepada  mahasiswa : terus belajar, raih cita-cita,  tetap menjaga integritas selaku mahasiswa, menyuarakan perubahan untuk orang banyak, tanpa diboncengi kepentingan-kepentingan lain, harus murni dari mahasiswa.

“Kepada Generasi Otsus, janganlah mengikuti fenomena saat ini yang nyatanya bukan budaya kita, bukan kebiasaan kita orang Papua dan  orang Indonesia. Kita harus membangun karakter jati diri kita sebagai anak Indonesia, anak Papua, yang memiliki kesadaran kritis, bukan diiming-imingi sesuatu hal atau diboncengi kepentingan tertentu. Papua kini telah berubah banyak, berbeda dengan waktu dahulu. Tetapi perubahan harus terus didorong untuk  kepentingan masyarakat banyak”, ujar Wempy Nauw.

Menurut Wempy, Setiap orang punya prespektif sendiri tentang makna perubahan. Tetapi perubahan secara mendasar bagi orang Papua saat ini  telah dan sedang dipenuhi.  Untuk itu peran Generasi  Otsus diantaranya dapat membangun  diskusi, seminar untuk  mendorong perubahan yang  terjadi di masyarakat. 

Pandangan Tentang Fenomena Generasi Muda Papua Ingin Menjadi PNS

Semua orang punya hak mendapat pekerjaan yang layak, dijamin konstitusi Negara , setiap warga Negara mempunyai hak mendapatkan penghidupan yang layak. Salah satu penghidupan yang layak bagi anak-anak Papua adalah jadi PNS atau ASN. Hak ini harus dilihat secara proporsional, dimana kebutuhan PNS sedikit tetapi yang berkeingnan jadi PNS banyak , maka untuk memenuhi kebutuhan itu dilakukan seleksi, maka tentunyaq ada persaingan. Sekiranya seleksi itu dilakukan secara adil, sesuai dengan hasil perolehan, maka sebaiknya kita menerima dengan iklas.  Bahwa ternyata saya mungkin tidak lolos karena saya punya nilai kurang baik, kurang memenuhi syarat, tetapi kalau ada yang lolos karena diatur-atur maka tentu menimbulkan masalah bagi orang lain.
Kalau memang lolos karena kemampuan individu dari pelamar, silahkan.

Khusus bagi adek-adek pencari kerja asal  Papua, saya himbau bahwa ASN bukan satu-satunya yang memberi jaminan untuk hidup. Ada peluang-peluang kerja ditempat lain seperti peluang usaha, kreatifitas, kembangkan kemampuan, ketrampilan yang kita miliki, kembangkan olahan hasil bumi, hasil hutan, serta hasil laut yang masih sangat banyak. Itu memberikan prospek yang sangat besar, artinya bahwa bekerja untuk PNS itu hanya setip bulan baru ada uang, tetapi bekerja di bidang usaha lain itu setiap waktu itu ada uang, yang penting bekerja dengan serius, telaten, dengan baik.

Kontributor : Philips R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.