Example floating
Example floating
Example 728x250
Keamanan

Warga Papua Pegunungan Meminta Agar OPM Menyerahkan Diri, Karena Sudah Membuat Keresahan pada Masyarakat

12
×

Warga Papua Pegunungan Meminta Agar OPM Menyerahkan Diri, Karena Sudah Membuat Keresahan pada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kabarnoken.com- Masyarakat di kawasan Pegunungan Tengah Papua mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap tindakan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang selama ini terus menebar teror dan keresahan di kalangan warga setempat. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok OPM yang mengklaim berjuang untuk kemerdekaan Papua telah terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan yang merugikan banyak pihak, terutama masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam konflik tersebut.

Warga yang tinggal di daerah-daerah pegunungan yang selama ini menjadi basis operasi kelompok OPM menyatakan bahwa mereka sudah lelah hidup dalam ketakutan akibat ancaman dari kelompok separatis tersebut. Mereka juga menekankan bahwa perjuangan yang dilakukan oleh OPM, yang seringkali melibatkan kekerasan terhadap warga sipil dan aparat keamanan, justru semakin memperburuk keadaan sosial dan ekonomi di wilayah tersebut.

Example 300x600

Keberadaan OPM di Pegunungan Tengah Papua telah menciptakan ketidakstabilan yang mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat. Warga yang sebelumnya hidup tenang dan bekerja di sektor pertanian, perkebunan, atau di usaha-usaha lokal lainnya kini merasakan dampak langsung dari keberadaan kelompok separatis tersebut. Serangan terhadap aparat keamanan, penyekapan, perusakan fasilitas umum, dan ancaman kekerasan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang harus dihadapi oleh masyarakat.

Salah seorang warga yang tinggal di Kabupaten Nduga, wilayah yang sering menjadi lokasi bentrokan antara OPM dan aparat keamanan, mengungkapkan rasa frustasinya terhadap situasi yang ada. “Kami hanya ingin hidup dengan damai. Kami tidak ingin terlibat dalam politik atau konflik, tapi setiap hari kami terancam oleh kelompok yang mengatasnamakan perjuangan ini. Kami ingin OPM menyerahkan diri dan berhenti membuat kerusuhan di kampung kami,” ujar seorang ibu rumah tangga yang enggan disebutkan Namanya, Senin (31/03/2025)

Tak hanya itu, gangguan yang ditimbulkan oleh kelompok OPM juga mempengaruhi sektor ekonomi lokal. Masyarakat yang mengandalkan pertanian dan perkebunan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari merasa khawatir karena aktivitas mereka sering terganggu oleh situasi yang tidak aman. Selain itu, beberapa warga juga melaporkan adanya intimidasi dan pemerasan oleh kelompok separatis yang mencoba mengendalikan sumber daya lokal, seperti hasil pertanian atau perdagangan komoditas.

Menurut beberapa tokoh adat di Pegunungan Tengah Papua, OPM harus menyadari bahwa perjuangan mereka tidak hanya merugikan rakyat Papua, tetapi juga menciptakan ketegangan yang menghambat pembangunan dan kemajuan wilayah tersebut. “Kami meminta agar OPM menyerahkan diri dan berkomitmen untuk berdialog dengan pemerintah. Kami ingin hidup dalam kedamaian, bukan dalam ketakutan dan penderitaan,” ujar salah satu tokoh adat di wilayah Wamena.

Para tokoh masyarakat juga menekankan pentingnya penyelesaian masalah Papua melalui jalur damai yang melibatkan seluruh pihak, termasuk pemerintah, kelompok-kelompok separatis, dan masyarakat lokal. Masyarakat Papua ingin menunjukkan bahwa mereka siap untuk membangun wilayah mereka dengan cara yang lebih baik dan mengutamakan kesejahteraan bersama, bukan dengan kekerasan.

Selain itu, pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan akses terhadap pendidikan serta layanan kesehatan. Program-program ini diharapkan dapat mengurangi ketegangan sosial dan menciptakan peluang yang lebih besar bagi masyarakat Papua untuk berkembang tanpa terpengaruh oleh aksi-aksi separatisme.

Pernyataan warga Papua yang meminta agar OPM menyerahkan diri merupakan seruan yang menggambarkan keinginan mendalam masyarakat akan kedamaian dan kehidupan yang lebih baik. Konflik yang sudah berlangsung lama ini telah menimbulkan penderitaan bagi banyak orang, khususnya masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam perselisihan politik. Dengan pendekatan yang lebih humanis dan dialog yang konstruktif, diharapkan Papua dapat segera mencapai kedamaian dan memberikan kesempatan bagi masyarakatnya untuk menikmati kesejahteraan yang lebih baik.

Example 300250
Example 120x600